Berbelanja bukan sekadar berburu barang, membeli, dan membayar atau menggesek kartu kredit. Keputusan seseorang untuk berbelanja atau menambah koleksi barang dipengaruhi gaya tertentu.

Menurut survei yang dilakukan American Express, yang merilis laporan ‘Spensetter’ , ada beberapa jenis orang yang membelanjakan uang.

Masing-masing memiliki motivasi serta cara berbelanja yang berbeda.

Berikut beberapa tipe pembelanja:

Digisaver

Orang dengan tipe ini memilih barang lewat situs untuk membandingkan harga. Sebanyak 47 persen mengakui mereka membeli lebih banyak produk online dibandingkan tahun sebelumnya.

Studi menunjukkan pembeli semakin cerdas dan menuntut nilai tambah serta promosi. Secara teratur, pembeli tipe ini cenderung menggunakan ponsel pintar untuk membantu transaksi atau mengecek diskon.

New Villager

Pembelanja tipe ini akan membeli barang kerajinan dan barang lokal. Mereka membeli barang secara online, melalui telepon, atau langsung. Umumnya, mereka mengetahui produk dari rekomendasi teman.

L’Atelierite

Para pembeli ini lebih mementingkan sebuah pengalaman berbelanja mewah. Makan malam dengan masakan koki terkenal, membeli buku khusus dengan tanda tangan asli penulis serta membeli baju dari rumah mode adalah kunci kepuasan bagi mereka.

Karmercialis

Pembeli yang membeli barang-barang organik dan ramah lingkungan. Sebanyak 26 persen konsumen secara aktif mencari barang-barang ramah lingkungan.

Personalis

Mereka mendesain ulang barang-barang yang mereka beli. Setelah membeli barang massal, pembeli ini akan memotong dan membuat pakaian yang menggambarkan karakter mereka.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here