Ini kisah nyata yang kita pilih dari surat-surat Chicken soup, semoga bawa manfaat bagi kita ..

Bunga Yang Paling Indah

Suatu sore..
kisah chicken soup for the soul

Bangku taman itu kosong waktu aku duduk membaca.

Dibawah sebatang dahan pohon dedalu tua yang panjang dan rimbun

Terbebas dari ilusi-ilusi hidup penyebab kening mengerut, Karena dunia bermaksud menjatuhkanku.

Sejurus kemudian..

chicken soup for the soul bunga

Dan jika itu belum cukup tuk mengacau hari-hariku,

Seorang anak yang tersengal-sengal menghampiriku, kelelahan habis bermain.
Ia berdiri tepat didepanku dengan kepala memandang kebawah
Dan berkata dengan semangat,

Dia bilang..

kisah menyentuh hati

“Lihat yang kutemukan !!”

Ditangannya ada sekuntum bunga, namun mengenaskan sekali,

Mahkotanya kusam—tak cukup hujan, atau kurang cahaya.

Karena ingin ia dan bunga matinya pergi,

Aku tersenyum kecut sambil melengos.

Lalu…

Namun, bukannya menyingkir ia malah duduk disebelahku

Dan mendekatkan bunga itu ke hidungnya sambil berseru dengan sikap yang menurutku berlebihan,

kisah motivasi chicken soup for the soul

“Baunya enak dan cantik juga. Itu sebabnya aku memetiknya, nih, untukmu !”

inspiratif chicken soup for the soul

Bunga liar di depanku entah sekarat atau mati.

Tak ada warna cemerlangnya, entah jingga, kuning, atau merah.

Tapi kutahu harus mengambilnya, atau ia takkan pernah pergi.

Maka kuraih bunga itu, dan kujawab,

“Ini yang kubutuhkan.”

Tapi..

Akan tetapi, bukannya menaruh bunga itu ditanganku,

Ia malah mengacungkannya ke atas, entah apa maksudnya.

Saat itulah aku melihat untuk pertama kali

Bahwa anak pemberi bunga liar itu tak dapat melihat: ia buta

teladan chicken soup

Akhirnya..

Kudengar suaraku gemetar, air mata menggenang memantulkan mentari

Waktu berterima kasih karena memilihkan yang terbaik.

“Terima kasih kembali”

katanya sambil tersenyum, langsung bermain lagi,

Tanpa sadar pada dampak perbuatannya pada diriku.

Aku duduk merenungkan caranya melihat

Seorang wanita yang termenung lesu di bawah dedalu tua,

Bagaimana ia tahu aku sedang gundah ?

Barangkali dalam hatinya, ia dikaruniai pengelihatan sejati.

Lewat mata seorang anak kecil buta, akhirnya aku dapat melihat

Yang bermasalah bukan dunia; yang bermasalah aku sendiri.

Dan selama waktu itu diriku sendirilah yang buta,

Kini kubersumpah ‘tuk menikmati hidup, dan menghargai setiap detik yang kumiliki.

Maka kudekatkan bunga liar itu kehidungku

Dan yang tercium adalah keharuman mawar merah yang indah

Dan tersenyum waktu kulihat anak yang sama, dengan bunga liar lain ditangannya

Tengah mengubah hidup seorang pria tua yang dirundung asa.

karya Cheryl L. Costello-Forshey

Cheryl L. Costello-Forshey

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here