Epirus, adalah busur sakti buatan Ares sang dewa perang. Konon, barangsiapa memiliki busur itu, akan mendapatkan kekuatan yang tak tertandingi bahkan oleh para dewa sekalipun. Busur itulah yang telah lama diburu oleh Raja Hyperion (Mickey Rourke) untuk memenuhi ambisinya menggulingkan kekuasaan para dewa.

Dengan kekuatan militernya, Hyperion terus mencari busur mahasakti tersebut. Pencarian yang menimbulkan kehancuran dan banyak korban jiwa di muka bumi.

Sementara itu, Zeus, raja para dewa, diam-diam telah melatih seorang pemuda bernama Theseus (Henry Cavill). Dengan menyamar sebagai manusia, Zeus mempersiapkan Theseus untuk sebuah perang besar menghadapi Hyperion.

Theseus adalah seorang manusia biasa. Seorang pemuda desa yang semula tidak memiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa, tetapi Zeus justru menganggapnya berpotensi untuk menjadi pejuang yang dapat mencegah kehancuran akibat kejahatan di muka bumi.

Ketika keadaan semakin kritis, Hyperion semakin menggila, dan kejahatan yang dibuatnya semakin merajalela, dewa-dewa lain dari Olympus mengulurkan tangan mereka untuk membantu perjuangan Theseus. Namun, Zeus dengan tegas melarang setiap dewa untuk ikut campur dalam urusan manusia sampai tiba pada waktunya.

****

Immortals, film bergenre kolosal fantasi ini berkisah tentang pertarungan sepanjang masa antara kejahatan melawan kebaikan, antara ambisi melawan kasih sayang. Raja Hyperion adalah symbol yang melambangkan bahwa ambisi akan kekuasaan dapat menjadi benih keburukan dan sumber malapetaka, sedangkan Theseus mewakili  perjuangan yang didasari oleh keyakinan dan kasih sayang. Dua hal yang selalu bertentangan sepanjang sejarah kehidupan umat manusia. Dua hal tersebut juga senantiasa menjadi pilihan dalam hidup manusia. Hidup dan masa depan yang sepenuhnya ada dan ditentukan oleh manusia itu sendiri.

Dalam satu adegan perang besar menjelang akhir cerita, diperlihatkan bagaimana satu persatu para dewa terbunuh oleh monster-monster yang dilepaskan dengan kekuatan Busur Epirus.

Berlatar belakang mitologi Yunani pada masa dua belas dewa di bawah pimpinan Zeus yang mengambil alih kekuasaan dari para Titans, Immortals seolah menyiratkan tidak adanya kekuasaan yang dapat berlangsung selamanya. Kekuasaan selalu berubah. Tak ada kekuasaan yang abadi selain perubahan itu sendiri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here