Kumpulan Cerita Menarik

Kumpulan Cerita Menarik – kisah Motivasi & artikel tentang misteri, wisata, tips

Menu

Televisi, Pembangkit Roh Jahat | Pengaruh Terhadap Anak

anak-dan-televisi

Saya melihat seorang balita duduk di antara kedua orangtuanya di atas sepeda motor. Hari itu terik, Senin 2 Juni 2014 pukul 10.00 pagi. Saya menghentikan motor karena lampu lalu lintas menyala merah. Motor yang dikendari ayah balita laki-laki itu berada di samping saya. Di seberang jalan, palang pintu perlintasan kereta api menghalangi kendaraan yang hendak menyeberang. Sebuah kereta akan melintas.

anak-dan-televisi

Asupan Otak Anak

Ayah balita itu memutar tubuhnya ke belakang, dan tampaklah balita laki-laki itu memercingkan matanya. Entah apa yang diucapkan sang ayah sembari tertawa kecil kepada anaknya. Balita itu menyembunyikan wajahnya di balik punggung ayahnya. Ketika kereta melintas, balita itu mencari-cari sumber suara berisik itu. Ketika mendapati sebuah kereta yang datang dari arah selatan, ia pun melambai-lambaikan tangan ke arah kereta itu. Seolah sedang menyampaikan, “hati-hati om, hati-hati tante.”

Balita seusia itu telah menghafalkan berbagai suara, benda-benda, dan asosiasi antara keduanya dengan pengalaman yang pernah ia dapatkan baik dari kedua orangtuanya maupun dari orang lain. Bukan hanya informasi secara lisan, informasi visual juga terekam dengan baik oleh anak usia di bawah lima tahun. Sebabnya, pada rentang masa perkembangan itu terdapat masa-masa keemasan seorang anak yang akan menentukan tumbuh kembang seorang anak.

Balita itu melambaikan tangan ketika ada kereta melintas karena berbagai sebab yang mungkin. Salah satunya, mungkin saja kedua orangtuanya pernah mengajarkan kepadanya agar melambaikan tangan kepada orang lain yang hendak bepergian. Atau balita itu pernah melihat kedua orangtuanya atau orang lain melambaikan tangan di stasiun. Ya, memori seorang balita merekam hal-hal yang bersifat pengajaran, perintah, cara bertanya, kebiasaan, dan perilaku apapun yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Terutama dari kedua orangtuanya.

anak-meniru-perilaku-orangtuanya

Like Father Like Son

Di luar itu, sebagaimana prinsip meniru yang dilakukan oleh balita, maka balita juga meniru hal-hal yang ia dapatkan dari apa yang dia lihat. Salah satunya adalah tayangan yang ia lihat di televisi. Kalau saja semua tayangan televisi itu baik. Pada kenyataannya, tidak semua tayangan di televisi itu mendidik. Bahkan, sebuah penelitian melaporkan bahwa sinar dan suara yang dihasilkan oleh televisi saja dapat mempengaruhi tumbuh kembang otak seorang anak.

Dr Dimitri Christakis, Direktur Center for Childhood Health, Behavior, and Development di Seattle Children’s Research Institute menjelaskan efek televisi terhadap perkembangan anak. Terutama terhadap bayi yang dibiasakan menonton televisi sejak usia di bawah dua tahun. Karena tidak etis melakukan percobaan terhadap bayi manusia, ia pun melakukannya terhadap bayi tikus percobaan.

Dua bayi tikus ditempatkan di dua lingkungan yang berbeda. Salah satunya ditempatkan di lingkungan yang normal, sedangkan lainnya ditempatkan di lingkungan yang terpapar sinar dan suara televisi. Dengan rentang waktu enam jam per hari selama sepuluh hari bayi tikus sengaja dibiarkan terpapar suara dan sinar tayangan kartun televisi. Christakis menemukan bahwa tikus yang terpapar sinar dan suara televisi mengalami sikap yang berbeda.

Setelah sepuluh hari, tim peneliti Christakis melakukan uji kognisi, sikap, dan aktivitas kedua tikus tersebut. Tikus yang terpapar sinar dan suara tayangan kartun televisi menjadi lebih hiperaktif, lebih berani mengambil risiko, dan memiliki masalah dalam hal pembelajaran. Hasil studi observasi tersebut menyimpulkan bahwa seseorang yang terbiasa menonton televisi sejak bayi akan mengalami masalah menjaga perhatian terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya seiring pertambahan usianya. (Ketahui lebih jauh)

dampak-televisi-terhadap-otak-anak

Kotak Penculik Otak

Komen

Related For Televisi, Pembangkit Roh Jahat | Pengaruh Terhadap Anak