Kumpulan Cerita Menarik

Kumpulan Cerita Menarik – kisah Motivasi & artikel tentang misteri, wisata, tips

Menu

Kisah Nabi Idris Enoch Henokh atau Akhnukh

2 Desember 2013 | Kisah Motivasi

Akhnukh / Enoch / Henokh / Nabi Idris

Akhnukh / Enoch / Henokh / Idris merupakan keturunan ke-6 dari Adam, silsilah lengkapnya adalah sebagai berikut, Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qainan bin Anusy bin Syits bin Adam. Menurut kitab tafsir, ia hidup 1.000 tahun setelah Adam wafat. Sedangkan dalam buku yang berjudul Qashash al-Anbiyya karya Ibnu Katsir dituliskan bahwa Idris hidup bersama Adam selama 308 tahun. Akhnukh / Enoch / Henokh / Nabi Idris diperkirakan lebih dekat dengan generasi Nabi Nuh yang mungkin menempatkan dirinya di wilayah yang sama dengan Nuh.

Idris berasal dari kosa kata bahasa Arab, “darasa” yang memiliki arti belajar. Diberi nama demikian karena beliau banyak sekali mempelajari ilmu terutama mempelajari mushaf-mushaf Adam dan Shiyth. Menurut buku berjudul The Prophet of God Enoch: Nabiyullah Idris adalah sebutan atau nama Arab, sedang untuk nama aslinnya adalah Akhnukh / Enoch / Henokh, nenek moyang Nuh. Selain itu beliau juga dijuluki sebagai “Asad al-asad” (Singa dari segala singa) karena keberanian dan kegagahannya, sedangkan di dalam kisah lain, Idris diberi julukan “Harmasu al-Haramisah” (Ahlinya perbintangan).

Akhnukh / Enoch / Henokh / Nabi Idris dianugerahi kepandaian dalam berbagai disiplin ilmu dan kemahiran, serta kemampuan untuk menciptakan alat-alat untuk mempermudah pekerjaan manusia (ahli dibidang mekanik). Dalam beberapa kisah dikatakan bahwa Idris sebagai nabi pertama yang mengenal tulisan, menguasai berbagai bahasa, ilmu perhitungan, ilmu alam, astronomi, dan lain sebagainya. At-Tabari (sejarawan dan pemikir muslim) menggambarkan Akhnukh / Enoch / Henokh / Nabi Idris a.s. sebagai orang yang memiliki kebijaksanaan yang besar dan pengetahuan yang luas. Dialah manusia pertama yang menggunakan pena, mengenal tulisan, menguasai berbagai bahasa, ilmu perhitungan, ilmu alam, astronomi, dan lain sebagainya. Bahkan nabi Idris as dipercaya sebagai orang pertama yang menguasai ilmu menjahit. Ibnu Abbas berkata, “Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala.” (dari al-Hakim).

Dalam literatur Islam, Akhnukh / Enoch / Henokh / Nabi Idris diangkat menjadi nabi pada usia 40 tahun, usia yang sama dengan nabi Muhammad saw. Nabi Idris as hidup di jaman ketika orang-orang mulai menyembah api (kaum nabi Idris as adalah keturunan Qabil, putra nabi Adam as yang melakukan pembunuhan pertama). Nabi Idris as kemudian membagi waktunya menjadi 2 dalam seminggu. Yakni selama tiga hari Nabi Idris akan mengajarkan kepada kaumnya. Dan empat hari berikutnya, nabi Idris as akan mencurahkan seluruh waktunya untuk beribadah kepada Allah.

Setiap hari Nabi Idris menjahit qamis (baju kemeja). Setiap kali beliau memasukkan jarum untuk menjahit pakaiannya, beliau mengucapkan tasbih. Jika pekerjaannya sudah selesai, kemudian pakaian itu diserahkannya kepada orang yang menempahnya dengan tanpa meminta upah. Walaupun demikian, Nabi Idris masih sanggup beribadah dengan amalan yang sukar untuk digambarkan.

Komen

Related For Kisah Nabi Idris Enoch Henokh atau Akhnukh