Kumpulan Cerita Menarik

Kumpulan Cerita Menarik – kisah Motivasi & artikel tentang misteri, wisata, tips

Menu

Jilbab dan hijab bagi wanita Eropa

Klip video di link berikut ini menunjukkan gambar Ratu Austria dan Hungaria, yaitu Zeta, istri Charz Kaisar Austria dan Hongaria yang sangat mengesankan selama prosesi pemakaman seorang pendahulunya,FranzJoseph pada tahun 1916. Tampak Ratu memegang tangan anaknya Pangeran Otto Muda, yang meninggal juli 2011. Video itu juga menunjukkan gambar menakjubkan dari sejumlah besar putri kerajaan berjalan dibelakangnya yang memakai “CADAR”.Walaupun mungkin ada yang berkilah, kan saat itu sedang berkabung, tapi sesuatu yang takbisa kita ingkari adalah tidak mungkin seseorang memakainya jika takdisukainya, dan bukan tradisi masyarakat. Apalagi ini dipakai oleh para bangsawan ningrat Raja

Seorang wanita menutup wajahnya adalah satu perkara yang diperintahkan Allah di dalam Kitab Suci-Nya dan Sunnah Nabi-Nya serta disepakati (ijma’) oleh kaum Muslimin, secara amaliyah, di hampir semua negara Muslim sampai saat ini. Lihat misalnya gambar di bawah ini.

 

Ketika Islam memerintahkan jilbab dan hijab, itu bukan karena wajah wanita atau rambutnya buruk yang harus disembunyikan, tetapi Islam telah memerintahkan jilbab dan hijab karena wajah perempuan dan rambutnya itu indah yang dapat memikat hati laki-laki yang melihatnya dan merangsang perasaan 5eksualitasnya yang normal. Maka jilbab disyariatkan untuk melindungi perempuan dari pelecehan 5eksual dan perkosaan laki-laki, dan untuk melindungi orang-orang dari : stimulasi dan induksi perzinaan. Oleh karena itu wanita tua yang sudah udzur tidak diwajibkan berhijab sebagaimana yang dijelaskan oleh al-Qur’an. Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa hijab disyariatkan sebagai pelindung wanita dan laki-laki fasiq.

Allah berfirman:Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS al-Ahzab: 59)

Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

Sebagaimana al-Quran juga menunjukkan bahwa hijab itu dapat meredam faktor-faktor fitnah:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah- rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk Makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang Maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri- isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah Amat besar (dosanya) di sisi Allah. (QS al-Ahzab: 53)

Maksudnya, pada masa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah terjadi orang-orang yang menunggu-nunggu waktu Makan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam lalu turun ayat ini melarang masuk rumah Rasulullah untuk Makan sambil menunggu-nunggu waktu makannya Rasulullah.

Mengingat sangat pentingnya jilbab, maka legislasinya tidak hanya untuk muslim, tetapi Allah mensyariatkannya untuk kita dan orang-orang sebelum kita, demi melindungi perempuan itu sendiri dan melindungi masyarakat pada umumnya. Bahkan banyak perempuan di Eropa dan tempat lain sampai beberapa saat lalu mengenakan hijab, terutama di tempat-tempat dan acara keagamaan. Dengan demikian sangat tepat jika ada orang yang mengatakan: “the veil means preserve beauty, modesty, self esteem.” (jilbab berarti melestarikan keindahan, kesopanan, harga diri)

Ratu Zita meninggal pada tahun 1989 (yaitu, dua puluh satu tahun lalu) dan ini gambar sebuah konvoi pemakamannya, muncul dalam gambar putranya Otto dan istrinya. Perhatikan pakaian istri Otto yang menutup wajah, tapi gaunnya pendek, tidak seperti dulu sebagaimana perempuan di generasi sebelumnya (sebelum 75 tahun lalu). ini menunjukkan tahapan dalam hilangnya hijab di kalangan orang Kristen.

Coba bandingkan sekarang

Prosesi pemakaman Pangeran Otto von Habsburg, juli 2011 kita lihat sekulerisme telah berhasil merubah banyak orang di eropa untuk meninggalkan budaya luhur dari nenek moyangnya.

 

Jadi ingat kalimat yang diucapkan Ust. Fadzlan Garamatan, da’i “sabun” dari Nuu Waar (baca: papua) sewaktu cermah di masjid kampus UGM di Yogyakarta “kasiaann.. dech! wanita2 modern di kota2 besar pulau Jawa baru mulai belajar ‘telanjang’ dg pakaian yg minim, kami sudah pengalaman bertahun2 dan baru mulai belajar berpakaian yg lebih bermartabat”

Kita ketahui banyak saudara-saudara setanah air, di papua yang masih banyak yang tak tersentuh perkembangan peradaban dunia/manusia. Dengan memakai koteka, dan penutup badan ala kadarnya, nah berkat dakwah beliau mereka senang sekali bisa mandi dengan sabun, Memakai baju dsb. Anehnya dikota-kota besar, orang2 yang mengaku modern malah belajar telanjang, memakai rok mini, pakaian setengah jadi, pakaian full press body, berpakaian tapi hakekatnya telanjang…???

Setelah serangan kejahatan sekulerisme menghantam Eropa untuk menghapus banyak penampilan dan legislasi Kristen, yang baik maupun yang buruk diantaranya adalah gaun yang sopan, dan hampir tidak meninggalkan apapun kecuali sesuatu yang sangat minim seperti pakaian para biarawati dan pakaian pernikahan di gereja. Dan logika kita ketahui hanya orang-orang shalih dan komitmen dengan agamanya yang masih bertahan mengenakan jilbab

Bahkan muncul wacana di Prancis untuk mewajibkan pajak bagi yang berjilbab!

Seperti yang terjadi minggu lalu,Setelah sejak april lalu pemerintah perancis melarang pemakaian cadar/burqa ditempat umum, pengadilan telah menjatuhkan denda kepada seorang wanita Muslim, Ahmas Hind,€ 120 Euro ($ 164) karena mengenakan cadar wajah penuh di depan umum, Walaupun secara financial, denda tersebut takada artinya, karena pengusaha muslim Prancis Rachid Nekkaz telah berjanji untuk membayar semua denda yang dikenakan pada pemakai burqa di bawah larangan tersebut dengan menyediakan sebagian kekayaannya sebanyak 1 juta Euro.

Tapi Ini adalah ironi, dimana Negara berslogan “Liberté, égalité, fraternité” (liberty, equality, fraternity (brotherhood)), dan selalu gegap gempita meneriakkan HAM. Sedang di negaranya sendiri, penduduknya tidak bisa bebas mengekspresikan keyakinan agama mereka. Selain perancis, negara2 Eropa lain yang juga melarang pemakain cadar/burqa adalah Netherland, Belgia, Denmark, dan Italy.

Maka berbahagialah anda wanita-wanita muslimah di indonesia, hidup di negeri Islam bisa bebas, tanpa hambatan yang berarti menjalankan komitmen kita sebagai muslim, yang tunduk, patuh dan menerima setiap yang disyariatkannya. Sungguh salahsatu tanda dekadensi moral suatu bangsa bisa dilihat dari pakaian apa yang mayoritas dipakai di masyarakat. So Apakah anda termasuk tanda-tanda kerusakan moral dan akhir zaman tersebut..??

 

 

 

 

Coba bandingkan sekarang

Prosesi pemakaman Pangeran Otto von Habsburg, juli 2011 kita lihat sekulerisme telah berhasil merubah banyak orang di eropa untuk meninggalkan budaya luhur dari nenek moyangnya.

Komen

Related For Jilbab dan hijab bagi wanita Eropa