Kumpulan Cerita Menarik

Kumpulan Cerita Menarik – kisah Motivasi & artikel tentang misteri, wisata, tips

Menu

Internet di Indonesia Akan Mati Total | ISP Terancam

internet indonesia terancam mati total

Bagaimana jika Internet mati total ? berita berikut mungkin akan membuat anda miris karena Internet di Indonesia Akan Mati Total | ISP Terancam :

Jakarta – Dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan akhir september 2014, internet di Indonesia terancam bisa mati total. Pasalnya, seluruh penyelenggara jasa internet yang ada di negeri ini — yang jumlahnya lebih dari 200 ISP, tak mau bernasib sama layaknya Indar Atmanto, mantan Dirut Indosat Mega Media (IM2) yang berakhir masuk penjara.

Kekuatiran para penyelenggara ISP ini sangat beralasan. Mereka menilai, apa yang telah dilakukan Indar sudah sesuai dengan peraturan dan telah dianggap benar oleh regulator telekomunikasi seperti Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Namun nyatanya, Indar tetap masuk penjara.

Dalam pertemuan di Kantor Pusat PT Indosat, komunitas penyelenggara jasa internet ini pun kemudian bersepakat untuk mengirimi surat kepada Kementerian Kominfo dan Mahkamah Agung (MA) untuk menanyakan kejelasan status hukum dalam berbisnis jasa ISP layaknya yang telah dilakukan oleh IM2.

internet indonesia terancam mati total

“Kami akan mengirimkan surat ke Kominfo minggu ini, untuk menanyakan status lisensi yang diberikan pemerintah kepada kami apakah masih berlaku atau tidak,” kata Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Semmy Pangerapan, Selasa (23/9/2014).

“Kami juga akan kirim surat untuk minta fatwa ke MA, apakah izin yang dimiliki ISP ini bisa berdampak ke semua. Karena hampir sebagian besar ISP menggunakan skema bisnis yang sama seperti IM2 dan Indosat,” lanjutnya dalam pertemuan itu.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 30 orang perwakilan ISP dan para pegiat teknologi seperti Onno Widodo Purbo, mereka pun sepakat untuk membuat gerakan pita hitam demi solidaritas untuk terus memberikan dukungan terhadap Indar Atmanto.

“Kalau misalnya nanti jawaban MA fatwanya berlaku sama, maka 71 juta pengguna internet di Indonesia akan terancam tidak dapat akses internet karena akan mati total. Target pemerintah untuk 110 juta pengguna internet di 2015 juga mustahil tercapai,” sesal Andi Budimansyah, Ketua Umum Pengelola Nama Domain Indonesia (Pandi). Adalah kutipan detik.com

Sementara Metrotvnews.com mengabarkan Perusahaan penyedia jasa internet (ISP) di Indonesia berencana menutup usahanya, dan mematikan internet Indonesia. Tindakan ini merupakan buntut dari kriminalisasi terhadap mantan Direktur Utama Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto.

Anda bisa mencegah kejadian ini dengan ikut menandatangani petisi yang digalang praktisi IT Onno W Purbo. Dalam petisi itu, Onno meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membebaskan Indar Atmanto dan IM2 dari vonis/tuduhan.

Onno juga meminta agar Presiden membenarkan ISP menyewa bandwidth ke operator selular tanpa perlu izin frekuensi. Jika ISP benar-benar mematikan internet, dampaknya akan luar biasa.

internet indonesia akan mati

Mengutip petisi Onno, akan terjadi kemacetan transaksi industri finansial yang kerugiannya mencapai Rp90 miliar per jam. Sebanyak 71 juta pengguna internet Indonesia juga tak akan bisa mengakses internet, dan target 50 persen bangsa Indonesia mengakses internet pada tahun 2015 tak akan tercapai.

Anda bisa ikut mencegah kiamat internet Indonesia dengan mengunjungi tautan ini. Berikut petisi Onno W Purbo selengkapnya:
Berikan Kepastian Hukum kepada ISP & Bebaskan Indar Atmanto

Petisi oleh

“Onno W. Purbo

Tidak ada keharusan sebuah Internet Service Provider (ISP) untuk memiliki ijin frekuensi 3G. Sebuah ISP dapat menyewa, secara sah, bandwidth ke operator 3G tanpa perlu ijin frekuensi 3G.

Jadi pola bisnis IM2 maupun 300+ ISP lain di Indonesia sesuai dengan UU Telekomunikasi maupun praktek usaha telekomunikasi yang ada. Tidak ada hukum yang di langgar apalagi melakukan tindak pidana korupsi.

IM2 hanya sebuah ISP dan menyewa bandwidth secara legal ke Indosat, tidak melakukan tindakan korupsi apapun dan tidak perlu mempunyai ijin frekeunsi 3G.

Akibat dari keputusan MA yang tidak sesuai dengan UU / Pola Bisnis Telekomunikasi ini, maka 300+ Pimpinan ISP Indonesia terancam hukum pidana. Yang lebih menyedihkan lagi, Industri / Infrastruktur Internet di Indonesia akan terancam harus shutdown / dimatikan karena sebagian besar melanggar hukum!

TUNTUTAN:
Dalam petisi ini kami menuntut agar,

Kembali ke UU Telekomunikasi.
Membenarkan ISP menyewa bandwidth ke operator selular tidak perlu ijin frekuensi.
Pemerintah wajib melindungi ISP yang telah memperoleh lisensi dan menjalankan kewajiban dengan baik dan benar.
Bebaskan Indar Atmanto dan IM2 dari vonis / tuduhan. Kembalikan nama baik Indar Atmanto dan IM2.

Jika ini tidak dipenuhi, maka sebagian besar ISP Indonesia menjadi ilegal dan mereka tidak mungkin beroperasi. Agar tidak melakukan tindakan melawan hukum ISP Indonesia harus menutup usahanya, dan men-shutdown Internet Indonesia.”

KONSEKUENSI shutdown / penggelapan Internet Indonesia adalah:

Terjadi kemacetan transaksi industri finansial Rp. 1.5 milyard / menit (Rp. 90 milyar / jam) – ref. IDX / APJII.
71 juta pengguna Internet Indonesia tidak bisa mengakses Internet – ref. APJII
Target 50% bangsa Indonesia mengakses Internet di tahun 2015 tidak akan tercapai – ref WSIS / MDG.

ABE”

Mencegahnya bisa dilakukan dengan beramai ramai isi petisi tentang ISP indonesia yang terancam mati total

Bahkan National Geographic juga memberitakan berita heboh ini (mengutip dari kompas.com) :

Jika sampai para penyelenggara ISP benar akan mematikan layanan internetnya, apa dampaknya bagi negara?

Jika Internet Indonesia Mati TotalIlustrasi, Thinkstock
Sekitar 200-an penyelenggara layanan internet (ISP) di Indonesia bersiap untuk menghentikan layanannya. Internet Indonesia akan mati total jika fatwa yang sedang dimintakan ke Mahkamah Agung (MA) tentang kasus IM2 berlaku sama untuk semua ISP.

Jika benar layanan internet di Indonesia dihentikan, seperti apa dampaknya?

Chief of Network Security APJII, Irvan Nasrun mengatakan, jika internet Indonesia mati total, maka kerugian yang akan ditanggung negara akan sangat besar.

Irvan mencontohkan transaksi yang terjadi di Indonesia Stock Exchange (IDX) yang menggunakan koneksi internet yang terjadi setiap harinya.

“Di IDX, setiap dua menit, transaksi yang terjadi itu sekitar Rp 3 miliar, jadi artinya setiap jam akan ada transaksi Rp 90 miliar yang hangus,” ujar Irvan di sela-sela pertemuan antara 30 perwakilan ISP yang membahas kasus IM2 di kantor pusat Indosat, Selasa (23/9).

Selain itu di kesempatan yang sama, menurut pengamat teknologi Onno W. Purbo, industri-industri lain yang menggunakan jasa layanan internet di Indonesia juga akan terdampak.

“Semua industri yang transaksinya menggunakan internet, pasti akan kena, termasuk juga perbankan, online trading,” terangnya. “Jangan lupakan kampus-kampus, institusi pendidikan, pemerintahan, sosial media, dan juga situs berita,” imbuhnya.

Internet Indonesia terancam mati total karena saat ini para penyedia layanan ISP tidak mau dipenjarakan karena telah mengadopsi model bisnis yang sama dengan IM2.

Seperti diketahui, Direktur Utama Indosat mega Media (IM2), Indar Atmanto, divonis bersalah oleh Pengadilan Tinggi karena IM2 dianggap menyalahi aturan, yaitu menggelar layanan 3G tanpa memiliki izin layanannya.

Layanan 3G yang digelar IM2 sendiri selama ini menyewa frekuensi operator Indosat yang telah mengantongi izin operasi jaringan 3G.

Padahal, model bisnis tersebut menurut Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dianggap tidak menyalahi aturan.

(http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/09/jika-internet-indonesia-mati-total dikutip dari Reska K. Nistanto/Kompas.com)

 

 

Komen

Related For Internet di Indonesia Akan Mati Total | ISP Terancam